Senin, 20 September 2010

PERJALANAN SPIRITUAL

Assalaamu ,alaikum wa rohmatullahi wabarokatuh.
Ini adalah perjalanan spiritual dalam hidupku.
Peristiwanya dimulai pada pertengahan tahun 2003. Ketika itu, setelah saya melaksanakan solat magrib dan saya masih dalam mengingat Allah, dengan perlahan, tangan saya bergerak kesana kemari dengan sendirinya, beberapa saat kemudian saya terbaring ( rebah) dengan tangan masih
tetap bergerak, lalu punggung tangan yang kanan membelah( menutup sambil bergerak ) kedua mata saya dan pada saat itulah “ BRAYYY....” saya melihat cahaya terang sekali, lalu saya terguling-
guling sambil berucap “ allah.. allah..ya allah, ya allah, kemudian saya sujud sambil terus “ ya alalh
ya allah..., ya allah...( lirih )” dan tiba-tiba muncul dalam dada diri saya “ seeeet”, rasa bahagia yang
luar biasa, seperti telah mendapatkan sesuatu dari Allah. Waktu itu yang ada dalam pikiran saya;
ini pasti dari Allah, ini pasti kebaikan dari Allah. Dengan perasaan yang tidak menentu dan gugup,
hal ini saya sampaikan pada istri saya, tapi dia tidak mengerti. Kemudian saya temui ibu saya, dia
juga tidak mengerti, kenapa saya jadi aneh tidak seperti biasanya. Begitupun saudara-saudara saya
ketika menemui saya merasakan adanya kelainan yang terjadi pada diri saya.

Selama 3,5 tahun saya menjalani ujian dari Allah yang luar biasa sejak peristiwa itu. Dari mulai saya dianggap sudah gila,sampai makan obat tidur dan penenang dai dokter yang terus menerus. Tapi
Alhamdulillah , pada tahun 2007, saya sudah mampu menjalankan lagi tugas saya sebagai guru pengajar di SMA dan diahir tahun 2008 saya bebas tidak minum obat tidur lagi.

“ Orang yang tidak mengalami peristiwa yang berma’na, maka hidupnya tidak berma’na”

Perlu saya jelaskan, selama ujian itu sebenarnya saya sudah diberitahu oleh yang ada di dalam diri saya bahwa, suatu saat saya akan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan saya selalu meyakini bahwa apa yang ada dalam diri saya ini adalah “ KASAEAN DARI ALLAH”.

Tentang orang tua saya.
Saya dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang beriman dan bertakwa pada Allah Swt. Ayahku ( almarhum ) adalah seorang pensiunan pegawai depag dan menjadi kepala KUA di wilayah Indramayu dan ibu saya sebagai pembina rumah tangga. Kedua orang tuaku lahir dan dibesarkan di desa Burujul Wt- Jatiwangi Kab. Majalengka – Cirebon.

Pada awal tahun 2009, atas izin Allah, saya diperdengarkan ucapan yang keluar dari mulut saya yaitu “ assalamu a’laikum Rofiudin..”, saya mula-mula diam, aneh mulut saya mengucapkan salam ke saya sendiri ?, lalu dia mengulangi lagi; “ assalamu a’laikum Rofi...”, lalu saya jawab “ waa’laikum salam”, lalu kepala saya manggut- manggut
Sendiri.
Sejak saat itulah saya selalu berdialog dengan yang ada di dalam diri saya. Biasanya dia menjelaskan pengetahuan agama saya dan tentang umat islam yang ada di Indonesia pada khususnya.
Pada suatu hari, dia yang ada di dalam diri saya ini mengatakan bahwa; saya orang yang pernah hidup di jaman dahulu. Dan dia memberikan gambaran sepintas tentang saya di masa lalu. Diperlihatkanlah saya sebagai sesosok orang tua bertopi(kopyah) terbuat dari pelepah pohon pisang yang sudah kering, berjalan melalui hutan, mencari orang( penduduk ), sambil membawa tembikar atau tanah liat kering yang dipipihkan, bertuliskan lafad Allah. Kalau bertemu dengan orang dia pura-pura tidak tahu arti tulisan itu dan menanyakan; ini dibacanya apa ? ,karena orang itu tidak tahu, dia minta di tunjukan orang yang bisa membacanya. Setelah beberapa orang berkumpul( 4 atau 6 ), baru orang tua itu menjelaskan bahwa, tulisan ini dibacanya “ Allah “,lalu dia menerangkan bahwa, Allah adalah dzat yang menciptakan alam semesta beserta isinya.
Ketika dalam perjalanan dia menjumpai anak-anak yang sedang bermain dan bernyanyi, dia mendekati dan berkata “ ini bapak punya lagu baru” dan dinyanyikanlah ucapan “ dua kalimah syahadat “,lalu
Anak disuruh mengikuti dan menghafalkannya. Sambil membagikan buah-buahan,dia berpesan agar memberitahukan kepada orang tuanya bahwa kamu punya lagu baru dan dinyanyikan di depannya.
Saya tidak tahu benar atau tidaknya hal itu, sebab saya orang yang normal dan waras ; masa ada orang yang dahulu sudah mati, sekarang dilahirkan ( dihidupkan ) kembali oleh Allah di dunia ini?, memangnya saya siapa ??.
Sampai sekarang, kalau saya hendak tidur selalu terlontar ucapan dari mulut saya , tapi bukan saya, yaitu kalimat “ ya Allah...ya Allah.... sampai belasan kali,lalu kalimat ya Allah ampunilah Rofi..,tujuh kali. Kadang dia membacakan ayat suci alqur’an surat yang pendek.

Demikian perjalanan spiritual hidup saya, bagi yang sudah membacanya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, hususnya untuk keluarga besar dan anak-anak saya”Fuji dan Galih”, karena mungkin baru tahu sisi lain ayahmu dari sini, padahal orang lain sudah lebih dulu tahu.

Alamat untuk saran dan do’a : Rofiudin.rofi@gmail.com
Sms : 085295500460